Sunday, April 5, 2015

Destinasi Wisata di Kota Purwokerto



Baturaden.. yuup, jangan ngaku orang purwokerto deh gaess kalo kalian belum pernah ke tempat wisata yang satu ini. Tempat wisata yang letaknya disebelah selatan kaki gunung slamet ini menjadi tempat favorit bagi masyarakat lokal maupun dari luar kota Purwokerto. Lokawisata Baturaden terletak pada ketinggian sekitar 640m di atas permukaan laut. Di tempat ini kalian dapat menikmati panorama yang begitu indah. Selain keindahan alam yang begitu asri, ternyata tempat ini memiliki banyak legenda dan salah satunya yaitu Lutung Kasarung yang sudah cukup terkenal dimasyarakat.
Baturaden dapat ditempuh menggunakan kendaraan pribadi maupun umum. Jarak dari kota Purwokerto sekitar 15 kilometer dan dapat ditempuh dalam waktu 25 menit dengan lalu lintas yang tidak terlalu padat. Apabila ingin menggunakan kendaraan umum kalian dapat naik angkutan kota dari terminal di Purwokerto dan turun di terminal lokawisata Baturraden. Jika ingin lebih praktis kalian bisa menggunakan taksi. Namun jika kalian memutuskan untuk menggunakan kendaraan pribadi, sebaiknya hati-hati ya gaess karena jalan yang lumayan menanjak dengan kemiringan sekitar 30 derajat.
Selain akses yang mudah, diarea wisata ini juga tersedia hotel atau penginapan  jika kalian ingin bermalam disini. Dan kalau kalian kesini ngga usah khawatir nyari makanan gaess karena ditempat ini banyak pedagang yang menjajakan makanan. Kalau udah di lokawisatanya perlu banget deh nyobain yang namanya sate kelinci. Penasaran rasanya kayak gimana gaes?? Yook langsung aja ke baturaden gaes :D
Salah satu tempat favorit bagi pengunjung dilokawisata Baturaden yaitu Sungai Cadas yang mengalir cukup deras diantara bebatuan sungai yang membelah lokawisata ini karena berada dilokasi terbuka dengan genangan/tampungan air yang tidak begitu dalam dan sangat sesuai untuk bermain air. Selain itu di Baturraden kalian juga dapat melakukan terapi penyakit melalui air panas.
Wahana lainnya yaitu kolam renang, pemandian air hangat, air terjun, sepeda air, berbagai mainan buat anak-anak ataupun remaja bahkan orang tua pun banyak yang berkunjung ke tempat ini. Karena lokawisata ini memang cocok digunakansebagai tempat wisata keluarga.


Inilah tempat pertama yang akan kalian jumpai saat pertama kali masuk dari pintu utama. Cukup dengan 8ribu rupiah kita bisa memasuki tempat wisata ini (ini waktu tahun 2014 ya gaes). Tapi kalo kalian ingin mencoba beberapa wahana, ada yang dikhususkan untuk membayar lagi seperti naik sepeda air, masuk ke Pancuran 3 dsb.

Apabila kita masih berada di lokawisata maka kita akan menjumpai jembatan yang berada di atas ketinggian sekitar 13 meter diatas sungai yang mengalir begitu deras dari mata air pegunungan. Jembatan ini dulu pernah memakan korban, dikarenakan jumlah orang yang menaiki melebihi muatan. Sehingga jembatan tersebut tidak bisa menahan, dan akhirnya putus. Selain itu jembatan tersebut sudah memiliki usia yang cukup tua. Namun jembatan ini sekarang sudah diperbaiki dengan desain yang lebih bagus dan berbeda dari sebelumnya yang dulunya merupakan jembatan gantung. Dan jika dibandingkan jembatan baturaden sekarang lebih kokoh berdiri daripada jembatan yang sebelumnya.


Apabila kita terus naik ke atas maka kita akan menuju ke pancuran 3, yaitu sebuah tempat pemandian air hangat. Untuk masuk ke pancuran 3 kita dikenakan retribusi sebesar 10ribu. Air yang berada dikolam ini mengandung belerang yang konon dapat menyembuhkan beberapa jenis penyakit kulit seperti gatal-gatal. Selain itu disana juga ada yang mejual belerang untuk para wisatawan yang ingin membawa pulang, bisa digunakan untuk menyembuhkan beberapa jenis penyakit kulit.



Selain pemandian air hangat disini juga dijumpai curug kecil yang berada disebelah kolam. Air yang mengalir begitu jernih dan dingin. Cocok sekali nih gaess kalo kita lagi kepanasan trus berendam aja nih disini.
Nah jika kita naik ke atas lagi kita akan menjumpai pancuran 7. Seperti namanya pancuran di tempat itu berjumlah 7 mata air. Namun jarak antara pancuran 3 ke pancuran 7 lumayan jauh sekitar 2Km dan bisa ditempuh dengan jalan kaki.



Tangga yang berada di belakang saya merupakan jalan yang harus kita lewati saat kita akan naik ke Pancuran 7. Jalannya naik turun ibarat melewati bukit dan lembah kecil. Sebenarnya untuk menuju Pancuran 7 kita dapat menggunakan dua jalur, yaitu menggunakan kendaraan umum/pribadi atau berjalan kaki. Namun waktu itu saya memilih untuk berjalan kaki. Walau pun jalannya bisa dikatakan lumayan parah tapi masih ada yang bisa dinikmati di sepanjang perjalanan yaitu suasananya yang begitu sejuk dengan pohon-pohon tinggi yang berderet di sepanjang jalan. Untuk sampai ke Pancuran 7 diperlukan waktu sekitar 40 menitan deh. Itu juga diselingi waktu istirahat untuk menarik napas karena kita harus melewati ratusan tangga kecil yang membuat kita ngosngosan sehingga bentar-bentar istirahat:D. Di tengah perjalanan terdapat beberapa tempat duduk yang digunakan untuk beristirahat para wisatawan yang akan ke Pancuran 7. Sesekali kita juga menjumpai sungai kecil. Pancuran 7 merupakan ikon dari tempat wisata Baturaden.
Untuk masuk ke Pancuran 7 kita juga dikenai retribusi sebesar 10ribu (itu dulu waktu tahun 2014 ya gaess). Awalnya saya kaget karena Pancuran tersebut tidak sebesar yang saya bayangkan. Setelah sampai disana saya langsung membasuh wajah saya dengan air jernih yang mengalir dari mata air tersebut dan ternyata waoow panas binggo gaess. Untuk foto disebelah pancuran inipun saya harus menahan kaki saya yang sebenernya begitu panas saat menapak di bebatuan dan ini bisa terlihat dari kepulan asap didepan saya.



Disini tidak hanya terdapat pemandian air hangat, namun ada juga pijat belerang. Banyak tukang pijit yang menawarkan untuk pijat menggunakan belerang. Sayangnya tempat pijat tersebut terbuka sehingga kesannya jadi tontonan orang banyak.



Selain itu disini juga ada tempat yang menarik lagi yaitu Goa Selirang. Goa ini terletak dibawah pancuran 7 dan masih satu rangkaian dengan Pancuran 7. Sebelum ke bawah, dijumpai tempat duduk yang digunakan untuk melihat indahnya view kota Purwokerto dari atas sini. Nah inilah view yang membuat kita begitu takjub akan keindahannya bak permata hijau yang begitu mempesona karena asrinya pepohonan di belakang saya.

Goa selirang merupakan goa yang kecil namun sangat mempesona. Karena warna pada dinding goa bukan seperti bebatuan goa pada umumnya. Goa selirang memiliki dinding yang berwarna keemas-emasan yang terbentuk secara alami. Diatas goa mengalir air yang sangat dingin dan deras. Namun kita tidak bisa memasuki goa tersebut karena kecil dan tidak begitu panjang lorong di dalam goa tersebut.


Setelah menikmati pesona goa selirang lalu kita beranjak ke tebing yang letaknya berada di atas goa selirang tadi. Di bukit ini mengalir air yang begitu hangat dari atas tebing kebawah secara perlahan dengan kemepul asap diatasnya . Hal yang membuat kita tertarik berada disini itu karena warna dari tebing yang keemasan dengan sedikit warna hijau sehingga lain daripada yang lain. Seluruh bagian tebing tersebut dialiri air panas yang mengalir secara perlahan kebagian bawah tebing, sehingga tampak seperti batu ber-uap. Kombinasi warna begitu menarik dan sangat indah sekali untuk dinikmati, suatu hal yang membuktikan bahwa warna natural memang selalu serasi dan enak dilihat mata.




Bagi kalian yang belum pernah mencoba tempat wisata ini, recomended banget deh gaes buat ke tempat ini. Tapi saran saya kalo mau ke sini harus berangkat di pagi hari. Rasanya kurang puas aja gaes kalo cuma mampir ke sini sebentar. Selain itu tempat wisata ini kan berada pada dataran tinggi jadi pada sore hari terkadang sudah berkabut dan kadang diliputi rintik hujan. Okee gaes itu dia destinasi tempat wisata di Kota Purwokerto. Pokoknya recomended banget deh buat kalian yang belum pernah kesana.

Thursday, February 19, 2015

Lirik Lagu Wanita Terbahagia – Bunga Citra Lestari

Jujur ku mengakui
Pantas ku beri
Seribu pujian buat kamu

Jauh di dalam hati
Selalu ku rasa
Bersyukur aku mengenangmu
Kerna cinta dari kamu
Jadikan aku
Wanita terbahagia di dunia

Bersama kamu
Ku jadi tahu
Artinya waktu
lebih berharga dari harta di dunia

Bersama kamu
Ku rasa jauh
Lebih mengerti
Arti cinta tanpa harus mengucapkan cinta

Kamu ku yakin tahu
Ku yakin sama
Tujuanmu dengan tujuanku

Jauh di dalam hati
Selalu ku rasa
Bersyukur aku mengenangmu
Kerna cinta dari kamu
Jadikan aku
Wanita terbahagia di dunia

Bersama kamu
Ku jadi tahu
Artinya waktu
Lebih berharga dari harta di dunia

Bersama kamu
Ku rasa jauh
Lebih mengerti
Arti cinta tanpa harus mengucapkan cinta

Bersama kamu
Ku jadi tahu
Artinya waktu
Lebih berharga dari harta di dunia

Bersama kamu
Ku rasa jauh
Lebih mengerti
Arti cinta tanpa harus mengucapkan cinta

Bersama kamu
Ku rasa jauh
Lebih mengerti
Arti cinta tanpa harus mengucapkan cinta